Mengasah Ilmu Lewat Open Source

Seorang developer tentu tidak asing dengan situs-situs berbagi kode seperti GitHub, BitBucket, ataupun (almarhum) Google Code. Dalam situs tersebut, banyak sekali software open source yang dapat dengan di download dan digunakan secara bebas. Umumnya produk open source sangat digemari developer. Tentu saja, program yang dibuat oleh komunitas open source pasti ditujukan untuk sesama developer, dan yang terpenting… semua itu gratis!

Namun, menurutku jika seorang progammer hanya memanfaatkan situs seperti GitHub untuk mendownload suatu library saja, berarti dia melewatkan suatu kesempatan berharga. Dengan berkecimpung dalam dunia open source, seorang programmer dapat memperoleh manfaat-manfaat yang tidak dapat diperoleh lewat cara lain. Dalam kesempatan kali ini, penulis akan mencoba menjabarkan hal-hal tersebut.

Dapat Pengalaman Programming

Baik programmer yang tergolong pemula hingga expert dapat mencari tantangan untuk mengasah skillnya. Proyek open source bermacam-macam, mulai dari skala kecil yang baru saja hidup hingga proyek tua yang kontributornya mencapai ratusan. Bahasa pemrogramannya pun bermacam-macam. Intinya, jika kita mencari pasti akan menemukan suatu proyek yang menarik bagi kita.

Menurutku belajar lewat open source itu adalah jembatan yang bagus antara programmer pemula (yang sudah menguasai dasar suatu pemrograman, logika, dan sintaks) untuk menjadi programmer yang dapat dikatakan “handal”. Hal ini karena lewat open source kita dapat berlatih untuk berkomunikasi dalam tim dan belajar bagaimana metode untuk membuat program dalam skala besar (bukan sekedar program kecil yang hanya 1 file saja cukup).

Improve Produk yang kita gunakan

Kita tentu saja bisa berkontribusi pada proyek yang kita gunakan sendiri. Contoh jika menemukan bug di framework Laravel, daripada hanya submit keluhan (laporan bug) kemudian kita tinggal dan tidak jelas bagaimana kabarnya, akan jauh lebih baik jika langsung kita berusaha benarkan.

Kredibilitas

Hal ini terutama cocok untuk fresh graduate atau yang ingin mencari kerja. Kontribusi dapat menjadi bukti (baca: mengisi CV) bahwa kemampuan kita sebagai seorang programmer adalah nyata. Beberapa rekruiter perusahaan bahkan menyatakan bahwa mereka akan menginspeksi contoh kode yang kita tulis dalam menentukan apakah kita progammer yang baik. Jadi, jangan lupa untuk tetap menulis kode yang berkualitas!

Akhir kata, bagi yang baru belajar, jangan takut untuk memulai kontribusi. Secara umum, asal kamu membaca aturan tata cara kontribusi dalam proyek itu, berkomunikasi dengan baik, serta mengkode dengan rapi, pemilik proyek open source pasti akan sangat senang akan bantuan kita.

Aku juga saat ini sedang dalam proses mulai belajar ~dan bermain~ dalam open source. Tunggu post selanjutnya mengenai cara memulai berkecimpung dalam open source.