Game Komputer, Berguna atau Tidak?

Bermain game komputer, orang-orang bilang itu gak berguna, gak ada manfaatnya, gak ada kebaikannya, tapi apakah benar begitu? Itu kemungkinan besar hanyalah hasil stereotype karena tindakan duduk berdiam diri di depan komputer adalah kegiatan yang terkesan kontra-produktif, jika dilihat dari sudut pandang orang awam yang tidak terbiasa dengan seluk beluk dunia per-game-an. Padahal, kenyataannya tidaklah seperti itu, saudara-saudara.

Yang paling utama adalah, bermain game itu sebetulnya membutuhkan skill yang tinggi. Mulai dari game sederhana seperti pinball hingga tembak-tembakan seperti counter-strike, semua sama-sama membutuhkan kemampuan reflek, berpikir cepat dan kritis yang tidak sederhana. Counter-strike misalnya, butuh kemampuan kerjasama dan pemikiran matang untuk menyusun taktik yang ampuh. Kita juga butuh kemampuan berpikir cepat dan kreatif ketika beradu tembak, karena tidak semua adu tembak bisa dimenangi dengan asal lari sambil memencet tombol mouse ala rambo, kadang justru kita bisa menang dengan mundur dan sembunyi di belakang kotak terdekat sambil menunggu musuh yang tidak awas lewat, dan lalu baru ditembaki.

Game jenis lain juga tidak kalah susah. Genre puzzle seperti catur misalnya, itu tidak usah diterangkan kenapa. Genre simulation dan strategi seperti Age of Empire dan SimCity membutuhkan perencanaan yang matang dan mendalam. Plant vs Zombie, game casual yang seru dan sekaligus cukup susah. Dan tentu saja Angry Birds, game yang mengajarkan menghitung momentum, gerakan parabola, dan pengaruh gravitasi, semua dikemas dalam tampilan menarik, lucu, dan simpel. Cocok untuk semua kalangan, dari anak kecil hingga dewasa. ~Tidak lupa mengajarkan kekerasan antar hewan~.

Studi oleh peneliti, Monica Villa, juga menunjukan bahwa anak-anak yang bermain game lebih menunjukan kemampuan lebih dari yang tidak bermain game.

Tidak seperti kegiatan lain, bermain game cenderung memiliki efek samping yang lebih aman. Bermain bola misalnya, dapat membuat kaki terkilir, mengeluarkan kata-kata yang tidak perlu, dan dompet kosong untuk mengganti kaca jendela yang pecah dan membeli bola baru karena yang lama hilang ditendang entah kemana. Bermain game? Paling banter tagihan listrik akan membengkak.

Jadi kesimpulannya adalah lebih baik bermain game daripada minum jamu. Jamu itu pait banget, percayalah.